Ikan Paus dalam kisah Nabi Yunus. as
Dalam kisahnya, Nabi Yunus. as adalah salah seorang dari Nabi-nabi Ilahi yang pernah mengalami putus asa karena dakwahnya yang terus-menerus, bahkan bertahun tahun itu ditolak oleh warga Ninawa, Iraq. Hingga ia akhirnya naik kapal laut dan dimakan oleh seekor ikan yang bernama ikan Nun (sejenis ikan paus besar). Dengan kekuasaan Ilahi, seekor ikan besar itu membuka mulutnya dan menelan Nabi Yunus.

Selama 40 hari, Nabi Yunus. as terkurung di perut ikan paus tersebut
tanpa dikunyah olehnya. Naum sang Nabi menyadari bahwa ini adalah
balasan perbuatan kepada beliau yang melepaskan tugas yang diembannya
tanpa seizin Allah. SWT.
Ikan Nun (ikan paus besar) merupakan penghuni lautan terbesar, dan jenis
ikan paus yang dikenal sebagai Ikan paus biru mempunyai berat lebih
dari 150 ribu kilogram yang memiliki ukuran tubuh dengan panjang 30
meter.
Ukuran ikan paus ini dapat diperkirakan dengan bangunan bertingkat lima,
sementara beratnya sama dengan berat 25 sampai 30 ekor gajah, sehingga
tak heran bila hewan ini dapat melahap sebuah perahu besar.
Ikan paus menggunakan hidungnya hanya untuk bernafas dan ikan paus
melepaskan udara dari dalam paru-parunya dengan menyemburkan air dari
lubang yang ada di atas kepalanya tersebut. Karena udara ini mengandung
uap air dan suhunya lebih panas daripada udara luar, semburan paus
tersebut tampak sebagai air dari kejauhan..
Laba-laba dalam kisah Nabi Muhammad. SAW
Pada
saat kaum kafir Quraisy melakukan segala upaya untuk mengejar dan
menemukan Rasulullah SAW dengan iming-iming 100 ekor unta bagi siapa
saja yang berhasil membunuh Rasulullah SAW dalam hijrahnya ke kota
Madinah. Muncullah kisah menakjubkan di sebuah gua bukit Tsur.
Ternyata
Allah SWT telah mengutus laba-laba kecil untuk hinggap di mulut Gua dan
membuat jaring yang sempurna untuk menutupi mulut Gua Tsur tersebut,
sehingga seperti sarang laba-laba yang sudah cukup lama dibuat. Jaring
laba-laba tersebut berhasil mengelabui para kaum kafir Quraisy untuk
tidak memasuki Gua tempat persembunyian Rasulullah SAW.
Dan
ternyata, jaring sutra laba-laba dikenal karena kekuatan dan
keelastisitasannya, hingga bisa menghentikan sebuah pesawat Boeing 747
mati di udara. Bahkan jaring laba-laba diyakini lebih kuat daripada
baja, sehingga menginspirasi para militer Amerika Serikat untuk membuat
jaket anti peluru yang dibuat dari pintalan jaring laba-laba.
Sementara
itu, laba-laba penenun di daerah tropis diketahui mampu memintal jaring
yang melintang melebihi 18 kaki atau sama dengan 5,49 meter.
Semut dalam kisah Nabi Sulaiman. as
Ketika suatu hari Nabi Sulaiman. as selesai menunaikan shalat di tepi
pantai, padangan pandangan beliau tertuju pada pasir-pasir yang ada di
pantai tersebut, dimana Nabi Sulaiman. as yang memiliki mukjizat dapat
memahami bahasa hewan, melihat kawanan semut yang sedang membawa
selembar daun hijau.
Ternyata daun tersebut dibawanya menggunakan jasa seekor katak ke dasar
laut untuk memberi makan seekor ulat yang terjepit di sebuah batu.
Semut dikenal memiliki solidaritas dan ukhuwah yang tinggi antar
sesamanya, merupakan salah satu spesies serangga tercanggih di muka bumi
ini, dan hampir tak ada serangga yang sekuat semut.
Semut juga merupakan hewan dengan otak peling besar proposinya jika
dibandingkan dengan keseluruhan tubuhnya dan dikenal sebagai salah satu
spesies paling cerdas di antara serangga-serangga lainnya, karena mereka
memiliki sekitar 250 ribu sel otak di kepalanya.
Namun sayangnya, untuk semut pekerja hanya mampu bertahan hidup selama
45 hingga 60 hari, jika dibandingkan dengan sang ratu semut yang dapat
bertahan hidup hingga 20 tahun.
Burung Hud Hud dalam kisah Nabi Sulaiman. as
Selain manusia dan jin, Nabi Sulaiman. as juga memiliki pengikut dari
kalangan hewan yang shaleh, yang salah satunya ditunjukkan oleh burung
hud hud.
Dalam kisah ini, burung hud hud merupakan sejenis burung pelatuk ini
digambarkan sebagai burung setia yang mempunyai kecerdasan dan
kecemerlangan berpikir, sehingga pengembaraannya dalam mencari makanan
tak semata-mata hanya untuk tujuan duniawi, melainkan untuk penyebaran
agama.
Burung ini mempunyai panjang 25 hingga 29 sentimeter (cm), dengan lebar
sayap 44 hingga 48 sentimeter (cm). Namun ada fakta lain dari burung
sejenis pelatuk ini, yaitu burung pelatuk mampu membenturkan paruhnya
hingga 20 ketukan setiap detik yang mungkin dibutuhkan kepala yang keras
untuk bertahan.
Akan tetapi, faktanya kepala mereka justru terbilang lunak pada bagian
belakang kepala yang terdapat bagian seperti spons yang berguna untuk
menyerap benturan yang diakibatkan oleh gaya mematuk burung tersebut.\
Ular dalam kisah Nabi Musa. as
Pada
zaman Nabi Musa. as, orang-orang yang tak beriman menuduh Nabi Musa. as
sebagai seorang ahli sihir yang handal, hingga suatu ketika Nabi Musa.
as melemparkan tongkatnya dan berubah menjadi seekor ular.
Dan
aksi itu rupanya juga dilakukan oleh para ahli sihir lain yang merubah
tongkat mereka menjadi ular. Namun sebenarnya tidak sama sekali.
Ular
dari tongkat ahli sihir sebenarnya tak bertukar menjadi ular yang
nyata, melainkan hanya ilusi penglihatan orang-orang yang melihatnya
seperti ular.
Akan
tetapi, tongkat Nabi Musa. as lah yang sebenarnya berubah nyata menjadi
seekor ular. Tak hanya itu, ular dari tongkat Nabi Musa. as itu bahkan
menelan ular dari para ahli sihir lain, sehingga menjadikan para ahli
sihir itu beriman, karena melihat mukjizat sang Nabi Musa. as.
Sementara
itu, faktanya ular mampu hidup selama berbulan-bulan tanpa makan dan
dapat terbang dengan membentuk huruf S, serta ular bisa membidik mata
manusia dengan tepat.
Selain
itu, ular jenis Rattlesnake betina akan memakan anak-anaknya yang
dirasa tak mampu bertahan hidup untuk mengembalikan energinya setelah
melahirkan tanpa perlu berburu atau melakukan suatu aktifitas berbahaya
yang membutuhkan waktu dan tenaga yang besar.
Di dalam sebuah penelitian mendapati induk ular telah memakan sekitar 11% dari telurnya beserta anaknya yang mati.
Unta dalam kisah Nabi Muhammad. SAW
Pada
zaman Rasulullah SAW, unta biasanya digunakan sebagai kendaraan,
termasuk sebagai kendaraan perang. Tenaganya yang kuat yang berjalan di
tengah gurun pasir menjadi nilai positif dari hewan tersebut.
Meskipun demikian, hewan tersebut tak bisa berlari kencang seperti kuda,
kecuali unta yang dimiliki oleh Jabril bin Abdullah tersebut yang
setelah didoakan oleh Rasulullah. SAW, unta tersebut dapat berlari
secepat kilat.
Kejadian itu bermula ketika Jabril turut berperang dalam membela Islam.
Jabril bercerita bahwa dirinya pernah keluar bersama Rasulullah. SAW
dalam sebuah peperangan, namun unta yang ditungganginya berjalan lambat
sehingga membuatnya terletih sebelum berperang.
Lalu Rasulullah. SAW menghampirinya dan membacakannya doa sehingga dapat berjalan dengan kencang.
Faktanya tubuh unta memiliki beberapa keistimewaan yang memungkinkan
unta dapat bertahan hidup berhari-hari tanpa air dan makanan, serta
mampu mengangkut beban ratusan kilogram selama berhari-hari.
Uniknya lagi bahwa unta dapat bertahan hidup tanpa makanan dan air
selama 8 hari pada suhu 50° Celcius. Unta mampu mengkonsumsi air hingga
30 liter, yaitu sepertiga dari berat badannya dalam waktu kurang dari 10
menit.
Setelah itu, mata unta memiliki 2 lapisan bulu mata yang saling berkait
seperti perangkap dan melindungi mata dari badai pasir yang kuat.





